Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama jajaran BPS Kota Banjarbaru. Foto – MC BJB.
NNITODAY.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan kota berbasis data. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya audiensi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Sabtu (28/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas silaturahmi sekaligus penyampaian rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak Badan Pusat Statistik menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026 di seluruh wilayah Kota Banjarbaru.Wali Kota Banjarbaru menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan kesiapan penuh Pemko Banjarbaru dalam mendukung suksesnya pelaksanaan sensus.
“Pemko Banjarbaru siap memberikan dukungan penuh untuk Sensus Ekonomi ini. Nanti akan kita buatkan surat edaran, publikasi seperti baliho dan media lainnya, serta melaksanakan apel siaga. Karena sensus ekonomi ini penting, bukan hanya data, tapi ini adalah investasi data,” ujar Hj. Erna Lisa Halaby.
Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan tepat sasaran. Dengan dukungan data hasil sensus, pemerintah dapat merancang program yang lebih efektif dan efisien, sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Melalui sensus ini, kita bisa memastikan kebijakan dan program pembangunan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ini sangat membantu kami dalam merancang pembangunan Kota Banjarbaru ke depan,” tambahnya.
Sensus Ekonomi 2026 akan mendata seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro hingga besar. Pemko Banjarbaru mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Pemko Banjarbaru optimistis hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Banjarbaru sebagai kota yang maju, transparan, dan berbasis data.
